Tuesday, January 19, 2016

RDJ (DJ)

DJ itu tinggi.
Tubuh DJ kecil, mungil.
Kedipan mata DJ sama dengan ayunan tongkat peri.
Sungguh, jatuh dihadapannya aku tak malu.

Ketika DJ mengenakan kaos hitam di malam hari,
Kumelihat apa yang tak mungkin aku hindari.
Kulihat.
Kusuka.

DJ punya hati yang murni, yang mapu melihat kebaikanku.
Lebih daripada dia melihat otak kotorku.
Ya Tuhan! Mengagumi DJ, aku merasa berdosa.
Aku seperti dikejar-kejar imajinasiku sendiri.
Aku tidak mau, aku tidak tega.

Oh Tuhan lindungilah DJ dari padaku!
DJ itu baik, oh benar DJ itu perempuan baik-baik.
Aku berdosa memang.
Jangan sampai aku jatuh cinta padanya.

Wajahnya, suaranya, kata-katanya, tubuhnya, semua terngiang-ngiang
DJ melekat didalam benak, aku tersiksa didalam keresahan.
Aku lemah, memang lelaki lemah!
Aku takut menyentuhmu, aku takut menodai keindahan yang nyata.
DJ oh DJ!

Menjauhlah dariku, lindungi dirimu dari kekagumanku!
rdj

No comments:

Post a Comment